Sudut Pandang Generasi Z pada Pembiayaan Kegiatan Menyama Braya di Bali

Authors

  • Eny Mariani Politeknik Negeri Bali
  • Agus Ari Iswara Politeknik Negeri Bali
  • I Gusti Ayu Astri Pramitari Politeknik Negeri Bali
  • Ni Putu Ayu Siska Wulantari Politeknik Negeri Bali
  • Wayan Tari Indra Putri Politeknik Negeri Bali
  • Ni Nengah Lasmini Lasmini Politeknik Negeri Bali
  • Rifqi Nur Fakhrurozi Fakhrurozi Politeknik Negeri Bali

DOI:

https://doi.org/10.31940/jbk.v22i1.27-39

Keywords:

Pembiayaan, Finansial, Menyama Braya, Generasi Z

Abstract

Menyama braya merupakan konsep budaya masyarakat Bali yang berfungsi sebagai pijakan sosial dalam membangun hubungan komunal, solidaritas, dan partisipasi kolektif dalam kehidupan masyarakat adat. Nilai ini tidak hanya tercermin dalam praktik ritual dan adat, tetapi juga terwujud dalam mekanisme bersama penyelenggaraan kegiatan sosial-budaya, termasuk penggalangan sumber daya dan pembiayaan untuk upacara, pertunjukan, pelestarian warisan budaya, serta berbagai inisiatif komunitas. Namun, digitalisasi, menghadirkan tantangan baru bagi keberlanjutan model pembiayaan tradisional berbasis gotong royong. Tantangan tersebut semakin relevan mengingat generasi muda sebagai penerus budaya merupakan Generasi Z yang memiliki karakteristik, preferensi partisipasi, serta pola literasi dan perilaku keuangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris persepsi dan pola kontribusi Generasi Z terhadap pembiayaan kegiatan budaya yang berlandaskan prinsip menyama braya. Penelitian ini menemukan bahwa Gen Z turut berpartisipasi pada kegiatan menyama braya baik secara finansial maupun non-finansial. Kontribusi finansial dari praktik menyama braya memerlukan pengelolaan yang adil, transparan, dan fleksibel agar selaras dengan nilai kebersamaan dan dinamika sosial masyarakat modern.

References

Abidin, I. H. Z., Patah, M. O. R. A., & Majid, M. A. A. (2024). A Practical Guide to Improve Trustworthiness of Qualitative Research for Novices. Asian Journal of Research in Education and Social Sciences, 6(S1), 8–15. https://doi.org/10.55057/ajress.2024.6.S1.2.

Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314–324. https://doi.org/10.1002/hbe2.195.

Akbar, R. P., & Armansyah, R. F. (2023). Perilaku keuangan generasi Z berdasarkan literasi keuangan, efikasi diri, dan gender. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis), 2(2), 107–124. https://doi.org/10.24034/jimbis.v2i2.5836.

Amagir, A., Groot, W., Brink, H. M. van den, & Wilschut, A. (2018). A Review of Financial-Literacy Education Programs for Children and Adolescents. Citizenship, Social and Economics Education, 17(1), 56–80.

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education. Greenwood.

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. Sage.

Creswell, J. (2015). Research Design Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. Pearson Education Inc.

Domas, D. D., Setyowati, T., & Samsuryaninggrum, I. P. (2025). Pengaruh Religiusitas, Budaya, Literasi Keuangan dan Lingkungan Sosial terhadap Perilaku Menabung Gen Z. Jurnal Simki Economic, 8(1), 312–324.

Gusni, G., & Nurbahira, R. (2025). Framing Effect, Loss Aversion, and Self-Control in Gen Z Investment. Jurnal Ilmu Keuangan Dan Perbankan (JIKA), 15(1). https://doi.org/10.34010/jika.v15i1.17467

Hafizha, A. I., & Arifin, Z. (2025). What Drives Generation Z’s Financial Behaviors? The Influence of Financial Literacy, Financial Socialization, and Self-Control. Journal of Enterprise and Development, 7(1), 138–149. https://doi.org/10.20414/jed.v7i1.12892

Kahneman, D., & Tversky, A. (2013). Prospect Theory: An Analysis of Decision Under Risk. In Handbook of the fundamentals of financial decision making: Part I (pp. 99–127). https://doi.org/10.1142/9789814417358_0006

Lestawi, I. N. (2022). “Menyama braya”: The roots of religious moderation in Singaraja Bali. ANUBHAVA: Jurnal Ilmu Komunikasi Hindu, 03(02), 464–473. http://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/anubhava.

Li, Z., & Shi, J. (2026). Message effects on psychological reactance: meta-analyses. Human Communication Research, 52(1), 38–52. https://doi.org/10.1093/hcr/hqaf016.

Majiding, N. C. (2025). Gaya Hidup Digital dan Keputusan Keuangan: Tinjauan Sistematis terhadap Perilaku Keuangan Generasi Z di Indonesia. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1072–1082. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i6.635.

Mariani, W. E., Iswara, A. A., Aryaningsih, N. N., Wulandari, N. P. A. S., Lasmini, N. N., & Putri, W. T. I. (2025). Antara Solidaritas dan Stabilitas Ekonomi: Studi tentang Menyama Braya dan Manajemen Keuangan Keluarga di Bali. Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ), 7(2), 139–151.

Munggaran, S. A. A., & Irwansyah, R. (2025). Perilaku Ekonomi Gen Z di Era Digital: Gaya Hidup, Konsumsi, dan Keputusan Finansial. Karimah Tauhid, 4(8), 6064–6070. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20093.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. . Simon and Schuster.

Shofiyyah, N. A., Komarudin, T. S., Muharam, A., & Dewi, R. J. (2024). Characteristics of Generation Z and Its Impact on Education: Challenges and Opportunities. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1).

Sukariawan, P. (2024). Menyama Braya dalam Masyarakat Bali (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 15(2), 2024. https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/bawiayah

Thaler, Richard. H. (1999). Mental accounting matters. Journal of Behavioral Decision Making, 12(3), 183–206.

Wardhani, A. C., & Iramani, Rr. (2023). Model Perencanaan Keuangan Keluarga : Peran Literasi, Sikap Keuangan dan Pendapatan. Jurnal Ilmu Manajemen, 473–481. https://doi.org/10.26740/jim.v11n2.p473-481.

Widarta, I. K. D. G. S., Atmadja, A. T., & Wahyuni, M. A. (2017). Memaknai Kearifan Lokal Menyama Braya sebagai Landasan Sistem Pengendalian Manajemen pada Starlight Restaurant & Bungalows. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 7(1).

Wismayani, S. A. P., & Asli, L. (2025). Arisan Swarga Santhi Sebagai Implikasi dari Konsep Menyama Braya di Banjar Adat Bebalang Bangli. Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(1), 44–58. https://doi.org/10.37329/metta.v5i1.3535.

Yoga, I. D. G., Mundayat, A. A., & Sunesti, Y. (2024). Menyama Braya Image of Acculturation of Hinduism and Islam in Budakeling Village. International Journal of Social and Political Sciences, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.69812/ijsps.v1i1.9.

Yudiana, I. K. E., Lasmawan, I. W., Suastra, I. W., & Margunayasa, I. G. (2025). Tri Hita Karana-Based Deradicalisation Learning and Reconstruction of the Menyama Braya Culture Effect on Students’ Social Thinking. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 10(4), 1710–1717. https://doi.org/10.64753/jcasc.v10i4.3070.

Zhang, H., Ding, H., Lu, Y., Wang, X., & Cai, D. (2021). Neural Responses to Mandatory and Voluntary Donation Impact Charitable Giving Decisions: An Event-Related Potentials Study. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.783825.

Published

31-03-2026

How to Cite

Mariani, E., Iswara, A. A., Pramitari , I. G. A. A. ., Wulantari , N. P. A. S. ., Putri, W. T. I. . ., Lasmini, N. N. L. ., & Fakhrurozi, R. N. F. . (2026). Sudut Pandang Generasi Z pada Pembiayaan Kegiatan Menyama Braya di Bali. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 22(1), 27–39. https://doi.org/10.31940/jbk.v22i1.27-39