Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Mesin Fogging dan Trolley Pneumatic di Desa Adat Banjar Jeroan Patemon Singaraja
DOI:
https://doi.org/10.31940/bp.v12i1.1-9Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Mesin Mini Fogging, Trolley Tool Chart, Peningkatan ProduktivitasAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kapasitas produktif masyarakat Desa Adat Banjar Jeroan Patemon melalui implementasi dua inovasi teknologi tepat guna (TTG). Fokus luaran adalah pada peningkatan kesehatan lingkungan melalui Mesin Mini Fogging dan peningkatan efisiensi kerja melalui Trolley Tool Chart Pneumatic 300 Kg. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community-Based Training dan Participatory Action Research, yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan, pelatihan, dan pengelolaan alat. Luaran PkM ini berhasil diukur pada dua aspek kunci pemberdayaan; Kapasitas Pengelolaan Kesehatan: Pelatihan teknis menghasilkan peningkatan skor pemahaman operator Mini Fogging dari 35% menjadi 88,3%. Hal ini menghasilkan kemandirian aksi preventif, memungkinkan desa untuk merespons ancaman penyakit berbasis vektor secara cepat <24 jam dan terencana, serta secara simultan meningkatkan kesadaran PSN 3M Plus Berikutnya adalah Efisiensi Kerja dan Logistik: Implementasi Trolley Tool Chart menghasilkan peningkatan produktivitas pemindahan material rata-rata sebesar 40% dibandingkan metode manual dalam kegiatan gotong royong (ngayah). Selain itu, alat ini mengurangi beban fisik pekerja dan mendukung inklusi partisipasi masyarakat. Keberlanjutan PkM dijamin dengan pembentukan Tim Pengelola Alat Desa (TPAD) dan penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP) komunal. Kesimpulannya, program ini sukses mentransfer teknologi dan membentuk kelembagaan mandiri, menciptakan model pemberdayaan holistik yang terintegrasi bagi komunitas desa adat.







