Analisis Perbandingan Pengaruh Metode Pembebanan Langsung Pada Pelat Dengan Segitiga Trapesium Terhadap Dimensi Elemen Struktur Dan Biaya

Authors

  • Ni Putu Ria Asilia Mahasiswa Program Studi D-IV Manajemen Proyek Konstruksi, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Intara Dosen Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bali, Jalan Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali-80364
  • Ni Putu Indah Yuliana Dosen Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bali, Jalan Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali-80364

Keywords:

Beban Langsung pada Pelat, Beban Segitiga Trapesium, Elemen Struktur, Manajemen Biaya

Abstract

Faktor terbesar penyebab kegagalan kostruksi adalah edung manusia akibat kesalahan pembebanan. Dalam penelitian ini dibahas perbandingan edung struktur diafragma pelat yang menggunakan metode pembebanan langsung pada pelat dengan edung struktur open frame yang menggunakan metode pembebanan segitiga trapesium. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pembebanan langsung pada pelat dan metode pembebanan segitiga trapesium terhadap dimensi elemen struktur dan biaya yang dibutuhkan.

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik yang menggunakan data kuantitatif. Analisis data menggunakan sample Gedung Wing Utara Rumah Sakit Umum Daerah Payangan yang merupakan edung rumah sakit 5 lantai dengan menggunakan bantuan software analisis struktur SAP2000 versi 22.

Dari hasil analisis data, struktur dengan metode pembebanan langsung pada pelat hanya mengalami over stress pada balok B12, sedangkan struktur dengan metode pembebanan segitiga trapesium mengalami over stress pada balok B8, balok B3, balok B7, balok B11, balok TB3, balok B2, balok TB2, balok TB1, dan balok B12. Dari hasil analisis biaya diperoleh hasil bahwa struktur dengan metode pembebanan segitiga trapesium membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan struktur dengan metode pembebanan langsung pada pelat.

Published

2023-12-29