Jacques Derrida dan Teori Dekonstruksi: Membongkar Stabilitas Makna dalam Bahasa

Authors

  • Paulus Subiyanto Politeknik Negeri Bali
  • I Made Sumartana Politeknik Negeri Bali

DOI:

https://doi.org/10.31940/senarilip.v7i1.93-97

Keywords:

Dekonstruksi, Difference, Logosentrisme, Post Strukturalisme

Abstract

Jacques Derrida merupakan salah satu tokoh terkemuka dalam tradisi post-strukturalisme. Gagasannya tentang dekonstruksi menjadi pendekatan filosofis dan metode pembacaan kritis terhadap teks yang menantang keyakinan tentang makna yang stabil. Melalui konsep-konsep seperti différance, kritik terhadap logosentrisme, dan ungkapan "tidak ada di luar teks", Derrida menunjukkan bahwa bahasa adalah sistem yang tak pernah selesai, di mana makna selalu tertunda dan bergantung pada konteks. Esai ini membahas secara sistematis teori dekonstruksi Derrida dan kontribusinya dalam filsafat bahasa serta implikasinya dalam ilmu humaniora kontemporer.

Published

2025-12-24

How to Cite

Paulus Subiyanto, & I Made Sumartana. (2025). Jacques Derrida dan Teori Dekonstruksi: Membongkar Stabilitas Makna dalam Bahasa. Prosiding Seminar Nasional Riset Bahasa Dan Pengajaran Bahasa, 7(1), 93–97. https://doi.org/10.31940/senarilip.v7i1.93-97