Pemberdayaan OSIS dalam Pencegahan Kanker Serviks, Bahaya Game Online, dan Pinjaman Online pada Siswa SMA di Kawasan Pariwisata Bali
DOI:
https://doi.org/10.31940/bp.v12i1.39-47Keywords:
Cervical Cancer, Community Service, HPV Vaccination, Online Loans, Student CouncilAbstract
Remaja sekolah menengah atas (SMA) yang berada di kawasan pariwisata memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai permasalahan kesehatan dan sosial, seperti rendahnya kesadaran pencegahan kanker serviks, bahaya kecanduan game online, serta risiko pinjaman online ilegal. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya literasi kesehatan reproduksi dan literasi keuangan di kalangan siswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai agen edukasi sebaya melalui penyuluhan terpadu, pelatihan komunikasi efektif, pendampingan lapangan, serta pemberian vaksinasi HPV gratis. Kebaruan program ini terletak pada integrasi edukasi kesehatan reproduksi, literasi digital, dan literasi keuangan melalui pendekatan peer education berbasis OSIS yang dikombinasikan dengan layanan vaksinasi HPV. Kegiatan dilaksanakan pada tiga SMA di Bali dengan melibatkan 150 pengurus OSIS. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh domain yang diukur (p < 0,001), yaitu pengetahuan meningkat dari 30,75 menjadi 87,87 (185,7%), sikap meningkat dari 39,92 menjadi 81,47 (104,1%), dan perilaku meningkat dari 39,19 menjadi 91,13 (132,6%). Selain itu, terjadi peningkatan keberanian dan kemampuan komunikasi pengurus OSIS dalam menyampaikan edukasi kepada rekan sebaya. Pemberdayaan OSIS sebagai agen perubahan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku preventif siswa SMA. Model PKM ini layak direplikasi sebagai pendekatan promotif dan preventif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.







